6 Hal Yang Sering Mengganggu Konsentrasi Editor Video

Foto : commons.wikimedia.org
Pekerjaan editor video memang memerlukan konsentrasi penuh karena pekerjaan ini mengharuskan seorang editor video teliti dan cermat dalam pekerjaannya.

Jika pekerjaan editor video terganggu otomatis hal ini akan menghambat kelarnya pekerjaan sebuah project video. Hal ini akan semakin mempergawat suasana ketika studio sedang kebanjiran job (seperti yang matsuting.com alami ketika artikel ini ditulis. Hahaha!)

Berikut kita bahas hal-hal apa saja yang sering mengganggu konsentrasi seorang editor video :


1. Sosial media

Ketika mengedit sebuah video jangan sekali-kali kita membuka browser atau smartphone kalau hanya untuk bersosial media. Karena sosial media seperti facebook, twitter, bbm, dan lain sebagainya bersifat adiktif yakni membuat penggunanya ketagihan dan lupa waktu.

Biasanya seorang editor video ketika sedang kekurangan ide akan mencoba browsing di internet dan iseng mengecek facebook atau twitter. Setelah melihat-lihat beberapa saat mereka akan terlena dan terjebak, karena mengobrol di sosial media memang mengasikkan.

Saat terjebak dalam hipnotis sosial media tak terasa waktu akan berlalu begitu cepat, setelah tersadar kondisi kita sudah lelah atau mengantuk. Terpaksa pekerjaan editing video harus dilanjutkan keesokan harinya.

Hal ini jelas-jelas membuang waktu produktif kita hanya untuk hal yang kurang berguna, atau hampir tidak ada gunanya. Akibatnya project tidak selesai dan pastinya menambah beban studio yang berakibat pada tersendatnya penghasilan.

Yang perlu kita lakukan adalah jangan sekali-kali iseng membuka browser atau smartphone ketika jam kerja. Kecuali memang benar-benar dibutuhkan seperti download musik background atau grafis yang diperlukan untuk video kita.

Untuk sementara matikan semua notifikasi smartphone, beri tahu teman-teman bahwa kita sedang sibuk dengan membuat status di sosial media sebelum mulai mengedit video.

2. Rekan kerja

Rekan kerja memang sangat membantu mempermudah pekerjaan kita. Tapi adakalanya (tanpa disadari) mereka bisa menjadi pengganggu konsentrasi kita saat mengedit sebuah video.

Gangguan dari rekan kerja yang sering terjadi adalah :
  • Mereka menanyakan teknik-teknik yang sedang kita pakai dalam project video yang sedang kita edit.
  • Meminta tolong sesuatu seperti menanyakan letak peralatan studio.
  • Menyimak proses pengerjaan video yang sedang di-edit (niat awalnya ingin belajar, namun lama-kelamaan malah ngajak ngobrol. :'( 
  • Mengobrol dan bercanda dengan rekan lainnya.
Mungkin sekilas hal-hal di atas terlihat sepele namun jika terjadi terus-menerus tentu akan menghambat kelarnya pekerjaan editing video.

Kita harus tegas dalam hal ini, beritahu mereka bahwa gangguan yang mereka anggap sepele akan sangat menghambat kelancaran studio.

Bila perlu pasang stiker di studio yang berisi larangan mengganggu editor video saat bekerja, misal "Dilarang berbicara dengan editor, jika ingin membantu buatkan kopi!". Intinya kalimat larangan jangan sampai menyinggung perasaan.

Jika kita sedang kehabisan ide atau menghadapi kebuntuan dalam mengedit video, seorang rekan bisa kita berdayakan sebagai komentator atau penyumbang ide. Mintalah pendapat dan saran tentang editing yang sedang kita kerjakan, kolaborasikan dengan ide kita sendiri.

3. Jenuh

Rasa jenuh biasa datang ketika pikiran kita terbebani, entah itu masalah pribadi atau pekerjaan yang benar-benar menumpuk dengan deadline yang begitu singkat.

Mengedit video pada kondisi jenuh akan sangat menghambat, dan tentunya kualitas video yang kita hasilkan tidak akan sebaik ketika sedang fresh.

Berikut beberapa solusi yang biasa matsuting.com lakukan untuk mengatasi kejenuhan :

  • Merubah tata letak funitur dan peralatan di studio. Untuk menghindari rasa jenuh lakukan hal ini rutin minimal 1 bulan sekali. Selain mencegah rasa jenuh hal ini juga dapat mengasah kreatifitas.
  • Merapikan studio. Seperti merubah tata letak, lebih baik merapikan studio dilakukan dengan rutin. Karena biasanya editor video kurang memperhatikan kerapian dan kebersihan. Hahaha! (Semoga pembaca tidak termasuk).
  • Coba mengeerjakan editing video di tempat lain seperti hotel, pantai, atau tempat-tempat yang rileks dan jauh dari keramaian. Gunakan saja laptop dan headphone karena lebih praktis di bawa kemana-mana.
  • Jika memiliki waktu luang gunakan untuk berkumpul keluarga, bisa di rumah, nonton, atau jalan-jalan.

4. Lapar

Mungkin poin nomor 4 terdengar konyol, namun menurut pengalaman matsuting.com dan kawan-kawan perut lapar dapat mengganggu konsentrasi dan menghambat pekerjaan.

Segera makan jika lapar, terapkan pola makan yang rutin dan tidak terlalu kenyang. Karena kondisi perut kekenyangan akan mengakibatkan kantuk dan berkurangnya kinerja otak, konsultasikan hal ini dengan ahli kesehatan.

5. Mengantuk

Pekerjaan yang menumpuk seringkali memaksa kita untuk berkerja lembur berhari-hari. Dengan resiko fisik yang terlalu dipaksa tanpa istirahat yang cukup.

Akibatnya rasa kantuk yang menyerang ketika kita sedang mengerjakan editing video. Ketika mengantuk konsentrasi pasti akan buyar.

Atur pola tidur kita. Jika memang harus lembur jangan lembur lagi keesokan malamnya, ambil pola selang seling (malam ini lembur, besok jangan lembur, dan seterusnya).

Gunakan waktu tengah hari untuk tidur siang jika malamnya kita gunakan untuk lembur. Untuk lebih jelasnya pelajari jam biologis pada manusia di artikel ini.

6. Berisik / suara gaduh

Suara gaduh juga seringkali mengganggu konsentrasi ketika mengedit video. Suara gaduh bisa berasal dari anak-anak yang ribut sampai suara mesin kendaraan atau sebuah peralatan.

Jika studio sering terganggu oleh suara gaduh pasang peredam suara seperti di studio musik, contohnya seperti di artikel ini, coba juga baca artikel ini.

Jika ingin lebih simpel, gunakan headphone untuk memonitor suara video yang sedang kita kerjakan.


Konsentrasi memang sangat kita butuhkan saat mengerjakan editing video untuk menghasilkan video yang berkualitas dengan waktu cepat. 

Sekian dulu artikel kali ini, semoga bermanfaat dan terima kasih!
2 Komentar untuk "6 Hal Yang Sering Mengganggu Konsentrasi Editor Video"

Back To Top