Teknik Profesional Merekam Video Dengan Smartphone


Di tangan seorang ahli (setidaknya orang yang faham videografi) kamera ponsel/ smartphone bisa menjadi senjata yang ampuh untuk menghasilkan karya yang memukau.

Apalagi dengan teknologi terkini kamera ponsel yang rata-rata sudah didukung dengan kualitas HD dan beragam fitur canggih lainnya.

Dalam artikel ini matsuting.com akan membahas bagaimana memaksimalkan kemampuan kamera ponsel supaya menghasilkan video dengan kualitas paling baik di kelasnya.

Jadi bukannya bermaksud membanding-bandingkan atau menandingi kamera profesional, karena sudah jelas beda kelas. Hahaha!

Oke! Langsung saja to the point! Berikut beberapa hal yang harus kita pahami untuk memaksimalkan kualitas video pada kamera smartphone.

Pengaturan

Pelajari pengaturan dan fitur-fitur yang disediakan kamera smartphone yang akan kita gunakan, baca manual book atau review tentang smartphone yang kita gunakan.

  • Selalu gunakan resolusi paling tinggi yang tersedia pada smartphone, tentunya dengan menyiapkan simpanan/ memori yang lebih untuk video dengan resolusi tinggi.

  • Jika tersedia, gunakan fitur/ mode percantik untuk merekam gambar manusia atau gambar close-up lainnya. Fitur percantik akan memperhalus gambar terutama wajah manusia juga mengurangi tingkat noise pada gambar.

  • Jika tersedia, gunakan juga fitur/ mode HDR untuk merekam video landscape untuk meningkatkan detil pada gambar video yang dihasilkan.

  • Bila memungkinkan kita juga dapat menggunakan mode timelapse supaya video terkesan dramatis dan lebih unik. Jika smartphone belum tersedia mode timelapse, saat ini sudah banyak tersedia untuk download di playstore/ app store.

  • Manfaatkan efek warna untuk memperkuat kesan video yang akan kita rekam, coba satu persatu hingga menemukan tone yang cocok. Kita bisa mengabaikan efek warna jika berencana akan mengolah/ edit nantinya , jadi gunakan warna netral saja.

  • Pelajari mode manual, karena nanti akan sangat berguna pada situasi tertentu, seperti pada kondisi cahaya yang relatif gelap atau tidak stabil dimana biasanya metering/ penghitungan pencahayaan dari smartphone sering meleset. Lebih lengkapnya pelajari lebih detil tentang dasar-dasar fotografi seperti aperture, ISO, shutter speed, dan lain sebagainya.

  • Jika aplikasi kamera (bawaan) dirasa kurang bagus, coba gunakan aplikasi kamera pihak ketiga seperti Camera MX, HD Camera Ultra, dan lain sebagainya. Silahkan cek di playstore/ app store.

  • Pastikan lensa selalu bersih, karena kotoran seperti debu dan minyak akan mengurangi ketajaman kamera. Usap bagian depan lensa kamera dengan lap lembut atau tisu. Jika kotoran sejenis minyak masih melekat, gunakan lap yang basah (jangan terlalu basah) dan segera keringkan dengan lap kering atau tisu.

Cahaya

Bagi profesional cahaya memiliki peranan yang sangat penting dalam menghasilkan video dengan kualitas yang baik. Selain memperterang gambar, arah cahaya juga dapat mempengaruhi kesan dan dimensi pada sebuah gambar.

Berikut poin-poin dasar yang harus kita pahami tentang pencahayaan :

  • Usahakan memilih lokasi dengan cahaya yang cukup. Pada kondisi cahaya yang kurang video akan cenderung gelap dan noise.

  • Jika merekam di dalam ruangan pilih lokasi dekat jendela, manfaatkan cahaya yang berasal dari luar jendela untuk menerangi objek.

  • Untuk lokasi di luar ruangan, hindari merekam video pada tengah hari karena cahaya matahari dari arah atas akan menghasilkan pencahayaan yang keras dengan bayangan yang tidak enak dilihat. Kecuali kita gunakan reflektor atau lampu dari bawah objek untuk mengeliminasi bayangan.

  • Waktu ideal untuk pengambilan gambar di luar ruangan adalah pagi sekitar pukul 06.00 - 09.00, dan sore sekitar pukul 15.00 - 17.30.

  • Hindari merekam dengan kamera menghadap sumber cahaya, kecuali kita sudah paham dengan teknik backlight atau sengaja ingin membuat silluet. Karena pada kondisi backlight objek akan cenderung lebih gelap daripada background.
  • Backlight jadi Silluet  www.flickr.com)

  • Coba mengambil gambar dengan arah cahaya dari samping, hal ini akan memperkuat dimensi dari video kita.

  • Jika memiliki dana lebih, belilah lampu LED (lighting) untuk ponsel.

Akan lebih bagus lagi jika kita pelajari tentang tata cahaya (lighting setup) lebih dalam lagi. Hahaha!

Stabil dan tenang

Para profesional hampir selalu mempertahankan video yang stabil supaya enak ditonton, kecuali mereka memiliki konsep tertentu yang memerlukan sedikit goncangan untuk adegan tegang seperti perkelahian, kejar-kejaran, gempa bumi, dll.

Berikut trik yang bisa kita coba :


  • Hindari zoom, karena dengan zooming getaran yang timbul akan semakin kuat. Untuk mengatasinya mendekatlah ke objek yang akan kita rekam.

  • Usahakan jangan berjalan atau bergerak ketika merekam, kecuali kita gunakan stabilizer.

  • Letakkan ponsel di meja, kursi, atau apa saja supaya tidak bergerak. Gunakan benda tersebut sebagai tripod. Ganjal dengan benda seperti buku supaya ponsel tidak bergeser.

  • Seperti trik di atas, coba letakkan ponsel di lantai untuk mendapatkan angle yang lebih ekstrim dari arah bawah. 

  • Jika masih ingin merekam video dengan memegang ponsel, peganglah dengan dua tangan dan sandarkanlah tubuh kita ke dinding, pohon, atau benda besar lain yang tidak bergerak.

  • Aktifkan fitur images stabilizer pada ponsel jika tersedia.

  • Sisihkan sedikit dana untuk membeli tripod, stabilizer untuk ponsel. Bocoran harga dari situs jual beli online tripod untuk smartphone hanya Rp. 16.000. :D

  • Supaya video tidak membosankan, rekamlah sebuah adegan beberapa kali dengan angle yang berbeda dan gabungkan beberapa rekaman tadi dengan software editing.

  • Beberapa software editing video seperti sony vegas sudah tersedia efek penstabil, meskipun tidak sebaik hasil stabilizer sesungguhnya. Dan biasanya ketajaman gambarnya akan berkurang ketika menggunakan efek stabilize.

Fokus

  • Pastikan gambar benar-benar fokus sebelum menekan tombol rekam untuk gambar video yang tajam.

  • Cobalah terapkan depth of field dengan mengatur jarak antara objek ke background lebih jauh daripada jarak ponsel ke objek., kemudian aturlah fokus pada objek saja. Depth of field akan membuat video lebih berdimensi karena kamera ponsel hanya fokus pada objek sedangkan background blur/ buram.

  • Depth of field juga bisa didapat dengan mengatur kamera ponsel ke mode manual, atur aperture/ F number ke angka paling kecil, misal 1,8 - 3,5.

  • Jika kamera ponsel kesulitan mengatur fokus, ganti ke mode manual fokus. Perlu diketahui beberapa kamera ponsel kurang baik dalam melakukan depth of field.

Suara

Rata-rata rekaman video hasil dari kamera ponsel memiliki kualitas suara yang kurang jelas atau cenderung noise. Hal inilah yang sering disebut-sebut sebagai video amatir, bukan profesional.

Untuk mengatasi hal ini cobalah beberapa trik berikut :


  • Untuk mengambil suara orang yang sedang bicara, cobalah merekam lebih dekat terhadap objek. Dengan mendekat pada objek, suara objek akan lebih dominan ketimbang suara yang tidak diinginkan.

  • Usahakan merekam di tempat yang jauh dari keramaian. Kalau perlu pilih lokasi yang kedap suara, misal : numpang di studio musik tempat latihan band. Hahaha!

  • Rekamlah sebuah adegan sebanyak dua kali, pertama rekam sedekat mungkin dengan objek, kedua rekam pada jarak normal sesuai dengan komposisi yang pas. Kemudian kita gabungkan kedua rekaman menggunakan software editing, tentunya dengan mempertahankan tempo yang sama pada kedua rekaman.

  • Jika kita ingin lebih serius lagi, rekam secara terpisah antara video dan suara. Gunakan recorder portabel yang dilengkapi dengan fasilitas windcut/ noise reduction. (Ini baru profesional)


Komposisi dan angle

Seorang profesional juga akan sangat memperhatikan poin yang satu ini. Bahkan seringkali mencoba beberapa komposisi dan angle yang berbeda pada adegan yang sama untuk mendapatkan gambar yang indah di setiap detik video yang mereka kerjakan.

Berikut beberapa teknik dasar untuk mendapatkan komposisi dan angle yang baik :

  • Keep it simple, menjaga gambar supaya tetap sederhana. Semakin sedikit objek dalam sebuah gambar akan semakin kuat pesan yang disampaikan. Gambar yang sederhana akan membuat penonton lebih fokus dan lebih mudah menerima sebuah gambar.

  • Pilih background yang baik. Background yang buruk akan sangat mengganggu pemirsa. Jika memang tidak menemukan background yang baik, terapkan teknik depth of field seperti di atas untuk membuat background blur.

  • Framing, tambahkan objek lain seperti tanaman, pintu, jendela, atau benda apa saja untuk membingkai objek. Teknik ini juga sering digunakan oleh profeional untuk memperkuat pesan dan mempercantik gambar.
    Contoh teknik framing pada gambar

  • Coba angel yang ekstrim, misal dari bawah sekali atau dari atas sekali. Dengan angle ekstrim kita bisa menampilkan prespektif yang berbeda dari biasanya juga terkesan unik.

Pelajarilah materi komposisi dari karya-karya para profesional, dan perbanyaklah latihan. 

Editing

Setelah selesai dengan pengambilan gambar, yang dilakukan profesional adalah proses editing. Tujuannya adalah mempercantik sebuah video supaya bisa dinikmati. Berikut beberapa contoh dalam proses editing video :

  • Potong atau buang clip yang tidak layak ditampilkan.
  • Penambahan musik latar supaya lebih dramatis.
  • Mengatur terang gelap untuk hasil yang lebih detil.
  • Color corection atau color balance supaya warna lebih indah.
  • Penambahan teks supaya video lebih informatif.

Dan tentunya masih banyak lagi yang bisa dilakukan dalam proses editing. Aplikasi editing video kini sudah banyak tersedia gratis di playstore dan app store, bahkan produsen smartphone sudah banyak membekali fitur editing video pada produknya.

Kalau ingin lebih keren lagi lakukan proses editing menggunakan software profesional semisal Adobe Premiere dan After Effect atau Sony Vegas Pro di PC, karena tentunya banyak sekali kelebihan yang terdapat pada software-software tersebut.

Perlu diketahui bahwa dalam membuat sebuah video, yang paling penting adalah konsep atau cerita.  Cobalah ide-ide yang berbeda mulai dari memilih objek, warna, hingga lokasi yang unik.

Sekian dulu artikel kali ini! Pesan matsuting.com perbanyaklah jam terbang, karena pelajaran paling berharga adalah pengalaman (biar garing tetap bermakna. Hahaha!)

Terima kasih dan semoga bermanfaat!!!
3 Komentar untuk "Teknik Profesional Merekam Video Dengan Smartphone"

maaf, backlight belum tentu siluet, siluet sudah pasti backlight... makasih koreksinya mas bro....

JOOSHHH MAS, ini saya mau buat review wisata di jogja, modalnya cuma HP #ngenes.. buat cari uang di youtube.. :v

Back To Top